Rahasia Mendidik Anak menjadi Ulama Besar

Hampir 2 minggu ini, aktivitas rutin berkeliling Panti Asuhan saya jalani. Setiap kali selesai berkunjung, saya selalu memperoleh oleh-oleh cerita penuh hikmah dari para Pengurus maupun anak- anak yang tinggal di sana. Cerita yang membuat saya mesti banyak bersyukur atas karunia Alloh SWT.

Perhatian Islam akan nasib anak yatim maupun fakir miskin demikian besarnya. Hingga kerap kita dapati, terutama di perkotaan, keberadaan Panti Asuhan yang mau menampung mereka untuk dididik dan disekolahkan. Menangani anak yang berasal dari latar belakang keluarga berbeda, tentunya menjadi tantangan sendiri untuk membiasakan mereka hidup dalam aturan Panti.

Bagi anak jalanan yang biasa hidup bebas di jalan, awalnya  akan terasa berat tinggal di Panti. Mereka harus belajar mengikuti aturan yang diberlakukan. Tak jarang diantaranya memilih kabur, kembali ke jalan. Namun banyak pula yang akhirnya bisa mengikuti aturan serta bersosialisasi dengan baik.

Hal yang paling membuat saya gembira tatkala saya bisa berbagi sedikit ilmu dengan mereka. Bahagia rasanya jika kelak menerima mereka sukses dunia  & akhirat. Aamiin.

Salah satu Panti Asuhan yang akan saya kunjungi kembali dalam minggu ini adalah Panti Asuhan Amanah. Saya memiliki janji untuk memberikan titipan donasi 25 Metrik serta mengajarkan mereka Nge-Blog!  Ya, anak-anak di Pati Asuhan tersebut sangat antusias ingin memiliki blog untuk memajang tulisan-tulisan mereka.
Mereka pun sangat ingin memiliki Metrik, untuk mengontrol pencapaian jumlah hapalan ayat per bulannya.

sumber : dokumen pribadi

Dukungan 10 PC serta koneksi internet handal yang dimiliki Panti, tentunya akan sangat membantu kelancaran kegiatan "Belajar Nge-Blog" tersebut. Pendampingan ustadz dalam kegiatan hapalan Al-Qu'an dengan pencatatan di Metrik akan membawa anak-anak hapal lebih cepat.Bismillah..

Jika Anda salah satu pihak yang perduli akan masa depan mereka, mulailah berbagi dari yang Anda mampu lakukan. Anak-anak menanti uluran tangan kita untuk membimbingnya menapaki dunia yang dilalui tanpa kasih sayang orang tua kandung.

Banyak ulama yang terlahir yatim. Perhatian dan kasih sayang yang diberikan keluarga dan lingkungan terdekat, disertai pemberian ilmu agama, menjadikannya ulama besar.

Mari kita tebar kasih sayang dan ilmu di Panti Asuhan. Semoga kelak lahir para manusia hebat pembimbing umat. Aamiin.


1 comment:

  1. Waah..gak sabar pengen baca tulisan blogger-blogger dari panti ini...

    ReplyDelete