Tidak Membayar Pajak = Koruptor?

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk membayar pajak masih terbilang sangat rendah. Hal tersebut dipicu oleh rendahnya pemahaman akan pentingnya membayar pajak serta aturan yang mengikutinya. Untuk menjembatani hal tersebut, diperlukan jasa konsultan pajak.Peran konsultan pajak di sini bukan sekedar membantu menghitungkan jumlah pajak yang harus dikeluarkan, tetapi juga mengedukasi masyarakat sehingga menjadi pribadi sadar dan taat pajak.

Peran konsultan pajak dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk mau membayarkan kewajibannya dirasakan sangat penting. Hal tersebut disadari betul oleh Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant. Beliau menerangkan bahwa tugas utama konsultan pajak adalah sebagai pemberi edukasi yang wajib menuntun kliennya untuk membayar pajak dengan benar, hemat dan tidak menyalahi aturan sehingga kewajiban kepada negara dapat terlaksana dengan baik.

Menurut ketua KADIN, sebagaimana dimuat dalam situs liputan6.com, para pelaku usaha bukan tidak mau membayar pajak, tetapi mereka merasakan aturan pajak terlalu rumit untuk dipahami. Saya yakin, sebagian besar dari kita selaku warga negara,  mungkin merasakan hal yang sama.

Berdasarkan hal tersebut, Zeti yang juga aktif sebagai salah satu pengurus Ikatan Konsultan Pajak Indonesia bertekad untuk bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat luas. Melalui perusahaan konsultan yang didirikannya, Zeti bersama timnya sibuk memberikan konsultasi dan edukasi pajak kepada berbagai pihak, baik lembaga maupun perseorangan. Seperti baru-baru ini, pemegang sertifikat Brevet C ini tampil sebagai pemateri dalam sebuah seminar mengenai seluk beluk perpajakan untuk HRD di acara HR Brotherhood yang diikuti oleh 150 peserta dari seluruh Indonesia.Harapannya adalah masyarakat menjadi melek pajak dan dengan sukarela membayarkan kewajibannya.Sebaliknya, selaku warga negara yang baik peran aktif pun diperlukan untuk bisa memahami aturan pembayaran pajak yang sebenarnya. Jangan sampai tanpa kita sadari, diri kita telah menjadi bagian dari koruptor, mengambil uang negara melalui kelalaian kita dalam membayar pajak. Waspadalah!


0 komentar:

Post a comment