Kiat Sukses Membangun Bisnis Keluarga

Mewujudkan mimpi bersama orang-orang terkasih dalam bentuk kerajaan bisnis yang menghasilkan pundi-pundi rupiah,tentunya mau ‘kan?
Membangun bisnis dengan melibatkan orang satu rumah, memiliki hubungan darah , itu bisa dikatakan gampang-gampang susah. Gampangnya adalah kita sudah lebih mengenal potensi dan passion individu yang akan dilibatkan dalam bisnis. Susahnya adalah bagaimana memilah antara masalah pribadi dengan masalah perusahaan. Alih-alih mendapatkan kesuksesan, bisnis keluarga tanpa pondasi kuat malah akan mendatangkan kehancuran. Ada hubungan kakak dan adik jadi terputus, hubungan suami serta istri berantakan, Ayah dan anak gontok-gontokan.Semuanya diakibatkan kesalahan dalam perencanaan bisnis di awal.

Kejadian serupa hampir dialami oleh perusahaan ISP ternama, yakni Hypernet. Perusahaan yang sering mengedepankan nama Sudianto Oei, menjadikan publik hanya mengetahui bahwa dialah pemilik tunggal perusahaan. Pendapat ini sempat menimbulkan keributan dalam keluarga. Sebenarnya Hypernet merupakan perusahaan yang didirikan Sudianto Oei  berserta adiknya Sudiono. Keduanya mendirikan Hypernet dengan modal terbatas yang diberikan orang tua. Berkat arahan dari orang tua untuk hidup rukun, roda perusahaan terselamatkan.

Kiat sukses yang harus dimiliki untuk menyelamatkan bisnis keluarga adalah adanya perencanaan jangka pendek serta jangka panjang. Bisnis keluarga yang gagal untuk tumbuh disebabkan oleh tidak adanya perencanaan jangka pendek (short term) maupun perencanaan jangka panjang (long term). Tidak sedikit perusahaan yang hancur karena “gagal dalam proses suksesi”. Berdasarkan penelitian sangat jarang para pengusaha tersebut mempersiapkan generasi pengganti, sehingga bila tiba-tiba pemilik (owner) tidak dapat menjalankan aktivitasnya maka akan terjadi “perebutan” perusahaan. Untuk itulah diperlukan perencanaan secara matang dan menyiapkan berbagai alternatif solusi.Juga estafeta kepemimpinan yang perlu dipersiapkan.Jangan sampai kemudian terjadi perebutan kekuasaan.

Sudianto Oei adalah CEO dari Hypernet, sedangkan adiknya menjabat sebagai direktur Sales.Keduanya kemudian menyadari bahwa bersinergi adalah pilihan terbaik. Kekuatan yang dibangun selanjutnya menjadikan Hypernet sebagai perusahaan ISP terdepan. Prestasi yang dicapai perusahaan saat ini adalah menjadi official internet partner di Archipelago Group. Sebuah perusahaan yang yang mengatur berbagai hotel, resort, apartemen, dan vila di wilayah Asia Pasifik. Selain itu, di Royal Bali Tulip Hotel yang berasal dari Thailand, Grand Zuri Hotel, Hotel Ramada Bali.Tercatat klien ternama yaitu Asus, Bina Nusantara, Aston Hotels, Agung Podomoro Grup, beberapa konser besar dan masih banyak lagi.Menjadikan Hypernet langgeng dan terus berkibar. 





(SK, dari berbagai sumber)
This entry was posted in

0 komentar:

Post a comment