Zeti Arina anti “ABS” (Asal Bapak Senang) dalam Mengurus Pajak

Pajak merupakan kata yang dihindari tetapi keberadaannya harus ditaati. Dihindari karena sebagian orang merasa pendapatannya berkurang banyak karena pajak. Ditaati karena jika tidak membayar pajak akan terkena sanksi yang tidak ringan.

Pajak juga memiliki tingkat kesulitan dalam perhitungannya, sehingga perusahaan skala besar membutuhkan jasa konsultan pajak untuk membantu memberikan perhitungan yang tepat. Tidak jarang dalam prakteknya banyak konsultan pajak yang bertindak “nakal”. Berusaha menjembatani para wajib pajak agar tetap memenuhi pembayaran pajaknya dengan cara manipulasi. Data-data dipalsukan sehingga nilai pajak yang dikeluarkan jauh lebih kecil dari yang seharusnya.Tidakan tidak terpuji ini merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang hanya berdasar atas “ABS” (Asal Bapak  Senang)

Zeti Arina merupakan seorang konsultan pajak yang anti “ABS”. Secara pribadi Zeti berupaya mengedukasi kliennya dengan cara memberikan perhitungan pajak yang benar. Menurutnya membayar dengan perhitungan yang benar belum tentu mahal.

CEO dari dari Artha Raya Consultant (www.artharayaconsultant.com) menyadari perlunya edukasi mengenai pajak agar masyarakat melek pajak. Dalam beberapa bulan terakhir, Zeti memberikan materi dalam seminar mengenai seluk beluk perpajakan untuk HRD di acara HR Brotherhood yang diikuti oleh 150 peserta dari seluruh Indonesia,penyuluhan tentang perpajakan Real Estate di REI,perpajakan untuk pertambangan minyak dan gas bumi serta perpajakan pertambangan mineral dan batubara. Zeti Arina aktif melakukan konsultansi dan edukasi, serta menjalani profesi konsultan pajak bertujuan membantu setiap wajib pajak melaksanakan kewajibannya dengan baik. Zeti menyadari dengan anti “ABS” berarti masyarakat melakukan pembayaran pajak dengan semestinya yang akan berdampak pada kelancaran pembagunan.

0 komentar:

Post a comment